Desi Martika Vitasari

Follow your heart, live your passion, and you'll find the meaning of life :)

  • 11th July
    2014
  • 11

Bahagia itu, bisa ngasih sesuatu ke ortu dengan uang hasil jerih payah kita bekerja :”) alhamdulillah #berkahramadhan 

  • 27th June
    2014
  • 27
Pertemanan, keprihatinan, cinta, cita-cita, dan kata-kata, semuanya butuh bukti. Be the (wo)man of words, be faithful to things you think worth to fight for.
  • 18th June
    2014
  • 18
Saat kalimat-kalimat penghibur tetap saja tak mampu mengikis kepedihan.
Suka duka bukanlah istimewa. Karena setiap orang mengalaminya.
  • 8th June
    2014
  • 08
  • 5th June
    2014
  • 05
  • 5th June
    2014
  • 05

Meski katanya kita hidup dari kebaikan orang lain, pada akhirnya kita harus berjuang sendiri-sendiri. Kita hanya bisa berharap pada diri sendiri. Memupuk terus harapan dan impian. Terkadang menitipkan harapan hanya akan melelahkan, terlebih jika kita titipkan pada orang yang tidak tepat..

Pada detik ini, aku telah meninggalkan semua tawaran yang mungkin bagi sebagian orang cukup menarik untuk seorang fresh graduate, demi menggenapkan harapan yang telah lama ku simpan :”)

..karena seringkali yang datang bukan yang kita harapkan,

sementara yang kita harapkan, masih harus diperjuangkan~

H -16, berharap menjadi bagian 52 dari 8001 :)

  • 31st May
    2014
  • 31
Bisakah kita bergaul lebih heterogen?

smileasalways:

Buka mata. Lihat sekelilingmu. Betapa banyak pribadi yang disediakan Tuhan untuk kau “manfaatkan”.

Karena mereka tidak hadir dengan kesia-siaan. Ada sejumput pesan yang ingin disampaikan, kau hanya harus lebih peka membuka tabir hikmah.

Mengenal kawanmu satu per satu. Melibatkan mereka dalam…

  • 29th May
    2014
  • 29
  • 29th May
    2014
  • 29
Ada sesuatu yang harus engkau jaga melebihi apapun
: hatimu..
@desimarch :)
  • 5th May
    2014
  • 05
Hampir tiga bulan setelah wisuda. Ternyata benar, kehidupan pasca kampus such a roller-coaster-game. Saat idealisme dan realitas dipertemukan, di sanalah kedewasaan kita diuji. Kadang kita harus berkompromi dalam menentukan pilihan.
Hingga berakhir pada suatu renungan..
Apakah sesuatu yang kita jalani kini adalah sesuatu yang benar-benar kita inginkan? :)

Hampir tiga bulan setelah wisuda. Ternyata benar, kehidupan pasca kampus such a roller-coaster-game. Saat idealisme dan realitas dipertemukan, di sanalah kedewasaan kita diuji. Kadang kita harus berkompromi dalam menentukan pilihan.

Hingga berakhir pada suatu renungan..

Apakah sesuatu yang kita jalani kini adalah sesuatu yang benar-benar kita inginkan? :)